Bimtek Strategi Pembangunan Nasional dalam RPJMN 2025–2029 untuk Pemerintah Daerah Terkait Perumusan Program, Koordinasi, dan Monitoring
Pembangunan nasional lima tahunan menjadi fondasi arah kebijakan pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia yang maju, inklusif, dan berkelanjutan. Melalui Kementerian PPN/Bappenas, pemerintah menyusun dokumen perencanaan strategis yang menjadi pedoman bagi kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, yaitu RPJMN 2025–2029 (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional).
Dalam konteks tersebut, kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Strategi Pembangunan Nasional dalam RPJMN 2025–2029 menjadi sangat penting bagi pemerintah daerah untuk memastikan perumusan program, koordinasi lintas sektor, dan monitoring pembangunan berjalan selaras dengan arah kebijakan nasional. Baca Juga Bimtek Permen PANRB Nomor 4 Tahun 2025 untuk Peningkatan Kinerja dan Produktivitas Aparatur
Urgensi Bimtek RPJMN 2025–2029 bagi Pemerintah Daerah
RPJMN 2025–2029 merupakan tahapan awal dalam periode pembangunan jangka panjang menuju visi Indonesia Emas 2045. Pemerintah daerah sebagai pelaksana pembangunan di wilayah memiliki peran strategis dalam:
-
Menyelaraskan RPJMD dengan RPJMN
-
Mengintegrasikan program prioritas nasional ke dalam dokumen perencanaan daerah
-
Mengoptimalkan penggunaan APBD untuk mendukung target nasional
-
Meningkatkan efektivitas monitoring dan evaluasi kinerja pembangunan
Bimtek ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur daerah agar mampu menerjemahkan kebijakan makro nasional ke dalam program konkret yang aplikatif di daerah.Bimtek Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2026
Arah Strategis RPJMN 2025–2029
RPJMN 2025–2029 difokuskan pada beberapa agenda utama pembangunan, antara lain:
-
Transformasi ekonomi berbasis nilai tambah
-
Peningkatan kualitas SDM dan penguatan sistem pendidikan
-
Reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan
-
Pembangunan infrastruktur berkelanjutan
-
Penguatan ketahanan pangan, energi, dan lingkungan
Setiap pemerintah daerah perlu memahami prioritas ini agar tidak terjadi tumpang tindih program maupun ketidaksesuaian sasaran.Bimtek Penguatan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Daerah melalui Modul AKLAP SIPD-RI Tahun 2026
Perumusan Program Daerah yang Selaras RPJMN
Dalam Bimtek, peserta akan dibekali pemahaman mengenai teknik penyusunan program daerah berbasis:
-
Pendekatan money follows program
-
Penyusunan indikator kinerja yang terukur (IKU & IKD)
-
Analisis kebutuhan daerah berbasis data
-
Integrasi perencanaan melalui sistem informasi pembangunan
Perumusan program harus memperhatikan sinergi antara RPJMN, RPJMD, RKPD, dan Renstra OPD agar target pembangunan tercapai secara terukur dan berkelanjutan.
Penguatan Koordinasi Pusat dan Daerah
Salah satu tantangan pembangunan nasional adalah lemahnya koordinasi lintas sektor dan lintas wilayah. Oleh karena itu, Bimtek menekankan pentingnya:
-
Sinkronisasi perencanaan melalui forum Musrenbang
-
Kolaborasi antar-OPD dalam pelaksanaan program prioritas
-
Integrasi kebijakan fiskal pusat dan daerah
-
Harmonisasi regulasi daerah dengan kebijakan nasional
Koordinasi yang efektif akan mempercepat realisasi program strategis nasional di daerah.
Strategi Monitoring dan Evaluasi Pembangunan
Monitoring dan evaluasi (Monev) menjadi instrumen penting dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana. Dalam Bimtek ini, peserta akan mempelajari:
-
Teknik penyusunan laporan kinerja berbasis hasil (result-based management)
-
Penggunaan dashboard monitoring digital
-
Evaluasi berbasis indikator output dan outcome
-
Mekanisme pelaporan kepada pemerintah pusat
Dengan sistem monitoring yang kuat, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi hambatan lebih dini serta melakukan perbaikan kebijakan secara cepat.
Materi Pokok dalam Bimtek
Beberapa materi utama yang biasanya dibahas dalam Bimtek Strategi Pembangunan Nasional RPJMN 2025–2029 meliputi:
-
Substansi dan arah kebijakan RPJMN 2025–2029
-
Sinkronisasi RPJMN dan RPJMD
-
Perencanaan berbasis kinerja dan penganggaran efektif
-
Strategi koordinasi lintas sektor
-
Monitoring, evaluasi, dan pelaporan kinerja pembangunan
-
Best practice implementasi program prioritas nasional
Materi disampaikan secara teoritis dan praktis agar dapat langsung diterapkan oleh peserta di lingkungan kerja masing-masing.Bimtek Peningkatan Kualitas Perencanaan OPD melalui Renstra dan Renja Tahun 2026
Manfaat Bimtek bagi Pemerintah Daerah
Pelaksanaan Bimtek ini memberikan berbagai manfaat strategis, antara lain:
-
Meningkatkan kapasitas perencana daerah
-
Memastikan keselarasan program daerah dengan prioritas nasional
-
Meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran
-
Memperkuat tata kelola pembangunan berbasis data
-
Mendukung pencapaian target pembangunan nasional
Dengan pemahaman yang komprehensif, pemerintah daerah akan lebih siap menghadapi tantangan pembangunan lima tahun ke depan.
Bimtek Strategi Pembangunan Nasional dalam RPJMN 2025–2029 merupakan langkah strategis dalam memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam perumusan program, koordinasi lintas sektor, serta monitoring pembangunan. Sinergi yang kuat antara pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan pencapaian target pembangunan nasional.
Melalui perencanaan yang terintegrasi, koordinasi yang solid, dan monitoring yang efektif, pemerintah daerah dapat berperan aktif dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi.
Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran, silakan hubungi kami melalui:
📞 WhatsApp / Telepon : 0831-4081-0291
📧 Email :
- info@puslatskpdn.co.id
- pusatlatihanskpdn@gmail.com
📷 Instagram : @puslat.skpdn
📘 Facebook : Puslat SKPDN


