Materi Bimtek

Bimtek Perhitungan dan Penerapan TKDN pada Setiap Tahapan Pengadaan Barang/Jasa

Bimtek Perhitungan dan Penerapan TKDN pada Setiap Tahapan Pengadaan Barang/Jasa

Bimtek Perhitungan dan Penerapan TKDN pada Setiap Tahapan Pengadaan Barang/Jasa

Dalam upaya meningkatkan penggunaan produk dalam negeri, pemerintah terus mendorong optimalisasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada setiap proses Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJ). TKDN menjadi instrumen strategis untuk memperkuat industri nasional, mengurangi ketergantungan impor, serta mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.

Melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek), aparatur pemerintah dan pelaku pengadaan diharapkan mampu memahami tata cara perhitungan serta penerapan TKDN secara tepat dan sesuai regulasi. Baca Juga  Bimtek Penyusunan Spesifikasi Teknis dan HPS/OE Tahun 2025–2026 dalam PBJ

Bimtek Perhitungan dan Penerapan TKDN pada Setiap Tahapan Pengadaan Barang/Jasa

Pengertian dan Dasar Hukum TKDN

TKDN adalah persentase kandungan lokal pada barang, jasa, atau gabungan keduanya yang dihitung berdasarkan komponen dalam negeri. Penerapan TKDN dalam PBJ diatur dalam berbagai regulasi pemerintah yang bertujuan untuk:

  • Mendorong penggunaan produk dalam negeri
  • Meningkatkan daya saing industri lokal
  • Mendukung kemandirian ekonomi nasional

Pentingnya TKDN dalam Pengadaan Barang/Jasa

Penerapan TKDN memiliki peran penting dalam proses PBJ, antara lain:

  • Mendorong pertumbuhan industri lokal
  • Meningkatkan penyerapan tenaga kerja dalam negeri
  • Mengurangi ketergantungan terhadap produk impor
  • Memberikan nilai tambah pada perekonomian nasional

Dengan demikian, setiap tahapan pengadaan perlu mempertimbangkan aspek TKDN secara optimal.

Bimtek Perhitungan dan Penerapan TKDN pada Setiap Tahapan Pengadaan Barang/Jasa

Metode Perhitungan TKDN

Perhitungan TKDN dilakukan berdasarkan komponen biaya yang berasal dari dalam negeri dibandingkan dengan total biaya produksi. Secara umum, komponen yang dihitung meliputi:

1. Biaya Material

Nilai bahan baku atau material yang berasal dari dalam negeri.

2. Biaya Tenaga Kerja

Kontribusi tenaga kerja lokal dalam proses produksi.

3. Biaya Overhead

Biaya pendukung produksi yang terjadi di dalam negeri.

Hasil perhitungan TKDN dinyatakan dalam bentuk persentase (%), yang kemudian digunakan sebagai acuan dalam evaluasi pengadaan.

Penerapan TKDN pada Setiap Tahapan PBJ

Agar implementasi TKDN berjalan efektif, berikut penerapannya pada setiap tahapan:

1. Tahap Perencanaan

  • Menentukan kebutuhan barang/jasa dengan mempertimbangkan produk dalam negeri
  • Menyusun spesifikasi teknis yang mendukung penggunaan TKDN tinggi

2. Tahap Persiapan Pengadaan

  • Memasukkan persyaratan TKDN dalam dokumen pemilihan
  • Menentukan preferensi harga bagi produk dengan TKDN tinggi

3. Tahap Pemilihan Penyedia

  • Evaluasi penawaran berdasarkan nilai TKDN
  • Memberikan afirmasi kepada produk dalam negeri sesuai ketentuan

4. Tahap Pelaksanaan Kontrak

  • Memastikan penyedia memenuhi komitmen TKDN
  • Melakukan monitoring dan evaluasi realisasi TKDN

5. Tahap Serah Terima Pekerjaan

  • Verifikasi kesesuaian TKDN dengan kontrak
  • Dokumentasi hasil penerapan TKDN

Bimtek Perhitungan dan Penerapan TKDN pada Setiap Tahapan Pengadaan Barang/Jasa

Tantangan dalam Implementasi TKDN

Beberapa kendala yang sering dihadapi antara lain:

  • Kurangnya pemahaman teknis perhitungan TKDN
  • Terbatasnya data valid terkait komponen dalam negeri
  • Minimnya pengawasan dalam pelaksanaan kontrak
  • Ketidaksesuaian antara komitmen dan realisasi TKDN

Melalui Bimtek, peserta akan mendapatkan pemahaman komprehensif untuk mengatasi tantangan tersebut.

Manfaat Mengikuti Bimtek TKDN

Mengikuti Bimtek ini memberikan berbagai keuntungan, antara lain:

  • Memahami metode perhitungan TKDN secara akurat
  • Mampu menerapkan TKDN pada seluruh tahapan PBJ
  • Mengurangi risiko kesalahan administrasi dan audit
  • Mendukung kebijakan pemerintah dalam penggunaan produk dalam negeri

Penerapan TKDN dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi nasional. Dengan perhitungan yang tepat dan implementasi yang konsisten di setiap tahapan PBJ, instansi pemerintah dapat berkontribusi dalam meningkatkan daya saing industri dalam negeri.Bimtek Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2026

Melalui Bimtek Perhitungan dan Penerapan TKDN, diharapkan para pelaku pengadaan mampu menjalankan proses PBJ yang lebih profesional, transparan, dan berpihak pada produk lokal.

Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran, silakan hubungi kami melalui:

📞 WhatsApp / Telepon : 0831-4081-0291
📧 Email :

Picture of Puslat SKPDN
Puslat SKPDN

Puslat SKPDN didukung Legitimasi dibawah naungan Kementerian Dalam Negeri dan dibantu tenaga ahli yang professional dan handal, kami siap ikut serta meningkatkan kualitas dan mutu SDM dari berbagai kalangan manapun dan dimana, pendidikan yang berkualitas adalah tolak ukurnya.

Lihat Semua Postingan

Hati-Hati Penipuan! Yang Mengatasnamakan PUSLAT SKPDN

Website Resmi Hanya: www.puslatskpdn.co.id

Jadwal Bimtek PUSLAT SKPDN Tahun 2026

PUSLAT SKPDN menyelenggarakan Kegiatan Bimbingan Teknis dan Pendidikan Pelatihan yang dilaksanakan pada :

NoMei 2026
1Kamis – Jum’at, 07 – 08  Mei 2026
2Jum’at – Sabtu, 15 – 16  Mei 2026
3Kamis – Jum’at, 21 – 22  Mei 2026
4Kamis – Jum’at, 28 – 29  Mei 2026
  
NoJuni 2026
1Kamis – Jum’at, 04 – 05 Juni 2026
2Kamis – Jum’at, 11 – 12 Juni 2026
3Kamis – Jum’at, 18 – 19 Juni 2026
4Kamis – Jum’at, 25 – 26 Juni 2026
  
NoJuli 2026
1Kamis – Jum’at, 02-03 Juli 2026
2 Kamis – Jum’at, 09-10 Juli 2026
3Kamis – Jum’at, 16-17 Juli 2026
4Kamis – Jum’at, 23-24 Juli 2026
5Kamis – Jum’at, 30-31 Juli 2026
NoAgustus 2026
1Kamis – Jumat, 06-07 Agustus 2026
2Kamis – Jumat, 13-14 Agustus 2026
3Kamis – Jumat, 20-21 Agustus 2026
4

 Kamis – Jumat, 27-28 Agustus 2026

NoKotaTempat Pelaksanaan
1JAKARTAYELLO Hotel Harmoni
2BANDUNGKimaya Braga Bandung by HARRIS
3YOGYAKARTAfavehotel Malioboro Yogyakarta
4SEMARANGfavehotel Diponegoro Semarang
5SURABAYAYello Hotel Jemursari
6BALIfavehotel Kuta Square
7MALANGMaxone Ascent Hotel
8MAKASSARibis Makassar City Center
9LOMBOKfavehotel Langko Mataram
10AMBONGolden Palace
11MANADOAryaduta Hotel
12BANJARMASINfavehotel Ahmad Yani Banjarmasin
13BALIKPAPANHotel Borneo
14MEDANfavehotel S. Parman – Medan
15PEKAN BARUKHAS Pekanbaru Hotel
16PALEMBANGfavehotel Palembang
17LAMPUNGHotel Whiz Prime Lampung
18BATAMHotel Pacific
19PADANGAmaris Hotel Padang

Note: Biaya dapat berubah sesuai lokasi dan Durasi Pelatihan/Bimtek yang di laksanakan

Tidak Menginap

Rp 3.750.000
  • Tidak ada fasilitas penginapan
  • Coffee Break & Lunch
  • Seminar Kit
  • Tas Ekslusif
  • Sertifikat Bimtek
  • City Tour
  • Flashdisk Berisi Materi Bimtek
  • Antar jemput bagi peserta rombongan (min 5 orang)

Menginap

Rp 4.750.000
  • Menginap di Hotel (Twin Sharing)
  • Coffee Break & Lunch
  • Seminar Kit
  • Tas Ekslusif
  • Sertifikat Bimtek
  • City Tour
  • Flashdisk Berisi Materi Bimtek
  • Antar jemput bagi peserta rombongan (min 5 orang)

Bimtek Online

Rp 2.550.000
  • Seminar Kit
  • Tas Ekslusif
  • Sertifikat Bimtek

Kategori Bimtek